Manfaat IMD

Bagi Bayi
1. Ketika baru lahir, bayi tidak perlu dibedong. Suhu kulit dada ibu yang melahirkan akan menyesuaikan dengan suhu tubuh bayi. Jika bayi kedinginan, suhu kulit ibu otomatis naik dua derajat untuk menghangatkan bayi sehingga dapat mencegah risiko hypothermia. Jika bayi kepanasan, suhu kulit ibu otomatis turun satu derajat untuk mendinginkan bayi.
2. Ibu dan bayi akan menjadi lebih tenang sehingga pernapasan dan detak jantung bayi akan menjadi lebih stabil dan membuat bayi tidak rewel.
3. Saat merayap di dada ibu, bayi menjilat-jilat kulit ibu dan menelan bakteri nonpathogen dari kulit ibu. Bakteri baik ini akan berkembang membentuk koloni bakteri di kulit dan usus bayi sehingga bayi menjadi lebih kebal dari bakteri pathogen yang berasal dari lingkungan barunya
4. Kontak kulit ke kulit meningkatan bonding (ikatan kasih sayang) antara ibu dan bayi. Kontak kulit dalam 1-2 jam pertama ini sangat penting karena setelah itu, biasanya bayi tertidur
5. Bayi memperoleh kolostrum yang penting untuk kelangsungan hidupnya. Kolostrum ini akan membantu tubuh bayi membentuk daya tahan terhadap infeksi sekaligus penting untuk pertumbuhan usus dimana kolostru, akan membuat lapisan yang melindungi dan mematangkan dinding usus bayi
6. Bayi yang mengalami IMD memperoleh ASI sejak awal kelahirannya dan ini akan mengurangi risiko bayi menderita alergi
7. Dengan IMD, produksi ASI akan lancar sehingga bayi dapat memperoleh ASI Eksklusif selama 6 bulan dan tetap menyusu sampai usia 2 tahun

Bagi Ibu
1. Proses IMD membantu pengeluaran plasenta dan mengurangi pendarahan
2. Proses IMD merangsang pengeluaran hormon oksitosin yang membuat ibu merasa tenang, rileks, mencintai bayi dan bahagia. Oksitosin juga menyebabkan terjadinya refleks pengeluaran ASI dan kontraksi rahim yang mencegah pendarahan usai persalinan

Sumber : Booklet Pesan Utama Pemberian Makanan Bayi dan Anak

 awal

Promkes Kuat, Masyarakat Sehat!
© 2016 Fadlan Setiaji