TB pada Anak

TB pada anak adalah penyakit TB yang terjadi pada anak usia 0-14 tahun. Cara penularan TB pada anak adalah :
- Sumber penularan adalah pasien TB paru BTA positif, baik dewas maupun anak.
- Anak yang terkena TB tidak selalu menularkan pada orang disekitarnya.

Pasien TB anak dapat ditemukan dengan cara melakukan pemeriksaan pada :
- anak yang kontak erat dengan pasien TB (anak yang tinggal serumah atau sering bertemu dengan pasien TB)
- Anak yang mempunyai tanda dan gejala klinis yang sesuai dengan TB anak

Gejala TB pada anak umumnya adalah :
a. Berat badan turun tanpa sebab yang jelas atau berat badan tidak naik dengan adekuat atau tidak naik dalam 1 bulan setelah diberikan upaya perbaikan gizi yang baik.
b. Demam lama (≥2 minggu) dan/atau berulang tanpa sebab yang jelas (bukan demam tifoid, infeksi saluran kemih, malaria, dan lain-lain). Demam umumnya tidak tinggi.Keringat malam saja bukan merupakan gejala spesifik TB pada anak apabila tidak disertai dengan gejala-gejala sistemik/umum lain.
c. Batuk lama ≥3 minggu, batuk bersifat non-remitting (tidak pernah reda atau intensitas semakin lama semakin parah) dan sebab lain batuk telah dapat disingkirkan.
d. Nafsu makan tidak ada (anoreksia) atau berkurang, disertai gagal tumbuh (failure to thrive).
e. Lesu atau malaise, anak kurang aktif bermain.
f. Diare persisten/menetap (>2 minggu) yang tidak sembuh dengan pengobatan baku diare.

Sumber : Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkolosis

 awal

Promkes Kuat, Masyarakat Sehat!
© 2016 Fadlan Setiaji